Cerita di balik buku itu

Rasanya tangan ini tidak mau berhenti untuk menulis dan menulis. Sejak hari bersejarah itu datang. Hari dimana untuk pertama kalinya saya membuka akun project saya pada salah satu penerbit dan di dalamnya terpampang cover buku yang bertuliskan nama saya. Suatu kebanggaan melihat buah kerja keras  saya selama ini dalam menulis. Meski tertatih dengan berbagai macam koreksi dari pak Dhony Firmansyah Guru saya. Terima kasih buat beliau yang di tengah kesibukannya menyempatkan diri membaca draf saya. Lot of thanks Pak Dir Baca lebih lanjut

Iklan

Target yang tinggi, salahkah?

Beberapa hari yang lalu saya dan rekan-rekan kerja mengadakan rapat kerja untuk tahun 2014 ini. Bagian pertama membahas mengenai tugas tridarma peguruan tinggi diantaranya keharusan untuk memiliki jurnal nasional internasional, harus mengikuti seminar nasional dan internasional, wajib membuat buku ajar kalau bisa buku referensi. bagian pertama itu memnag menjadi keharusan bagi kami yang berkecimpung di dunia akademik. Yang membuat kepala saya cukup sakit adalah ketika menentukan target untuk mahasiswa  dapat memenangkan kompetensi.

Hal yang saya sayangkan adalah para peserta rapat membubuhkan angka nol pada kolom mahasiswa memenangi kompetensi. Mengapa tidak kepercayaan pada mahasiswa kita sendiri? Meengapa kita tidak mau memasang target tinggi? Saya coba menanyakan hal itu dalam rapat tetapi mereka beralasan bahwa anak-anak itu masih muda dan belu berpengalaman sehingga tidak mungkin bisa bersaing dengan yang lebih senior. What??? Ada lagi alasan yang lain “Anak semester 2 itu lebih baik dari yang semster 4 jadi massih sulit membimbing yang baru semester awala. what?? Mereka hanya butuh bimbingan untuk bisa bersaing dengan mereka yang lebih senior dan lebih berpengalaman.

Saya kemudian menyampaikan hasil rapat itu pada anak-anak. Saya katakan bahwa kemampuan kalian diragukan untuk dapat bersaing dengan yang lain. Mereka kebakaran jenggot dan tergugah untuk membuktikan bahwa mereka bisa diandalkan.

PhyMotivator

Sitti Rahma Yunus